* anti copy
Showing posts with label Dakwah Islami. Show all posts
Showing posts with label Dakwah Islami. Show all posts

Sunday, 26 February 2017

KEUTAMAAN BERSODAQOH



Assalamualaykum W.R.W.B.
ALHAMDULILLAHIROBBIL ALAMIN, ASSOLATU WASSALAMU ‘ALA ASROFIL AMBIYA IWAL MURSALIN, WA A’LA ALIHI WA SOHBIHI AJ MA’IN, AMMA BA’DU.
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan sukur kepada Allah S.W.T., karena Dia telah memberikan ni’mat kepada kita, sehingga kita bisa hadir ditempat yang kita cintai ini....
Kemudia solawat dan salam kita tujukan kepada nabi Muhammad S.A.W. karena beliau telah membawa kita dari alamjahiliyah menuju alam islamiyah seperti yang kita rasakan pada saat ini..
Adapun judul kultum kita pada kesempatan kali ini adalah:KEUTAMAAN BERSODAQOH
Allah s.w.t. berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 254
Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah atau sedekahkanlah sebagian rezeki yang telah Allah berikan kepadamu….
Jadi, Allah s.w.t. memerintahkan kepada kita untuk senantiasa bersodaqoh atau selalu menolong teman dan menolong orang lain…
Keutamaan sodaqoh ialah:
Yang pertama: membiasakan diri untuk menolong orang lain.
Kalau kita mau menolong sesame muslim, maka Allah juga akan menolong kita,, tapi kalau kita tidak mau menolong sesame muslim, maka Allah juga tidak akan menolong kita.
Maka untuk itu, mari kita senantiasa bersedekah, supaya Allah mau menolong kita…
Yang kedua: Sodaqoh dapat membersihkan harta kita, dan sodaqoh juga dapat mensucikan jiwa kita
Kalau kita bersedekah kepada orang yang tidak mampu, berarti kita telah mensucikan harta kita, dan mensucikan jiwa kita…
Kalau jiwa kita telah bersih, maka kita akan dimasukkan oleh Allah kedalam surga…
Kaum muslimin yang berbahagia…
Inilah yang dapat saya sampaikan..
Wassalamualaykum w.r.w.b.

,

MENSUKURI NIKMAT ALLAH


Assalamualaykum W.R.W.B.
ALHAMDULILLAHIROBBIL ALAMIN, ASSOLATU WASSALAMU ‘ALA ASROFIL AMBIYA IWAL MURSALIN, WA A’LA ALIHI WA SOHBIHI AJ MA’IN, AMMA BA’DU.
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan sukur kepada Allah S.W.T., karena Dia telah memberikan ni’mat kepada kita, sehingga kita bisa hadir ditempat yang kita cintai ini....
Kemudia solawat dan salam kita tujukan kepada nabi Muhammad S.A.W. karena beliau telah membawa kita dari alamjahiliyah menuju alam islamiyah seperti yang kita rasakan pada saat ini..
Adapun judul kultum kita pada kesempatan kali ini adalah: MENSUKURI NIKMAT ALLAH
ALLAH s.w.t. telah memberikan nikmat yang banyak kepada kita, sebagaimana firman Allah dalam surat al kausar ayat 1 dan 2
Sesungguhnya, Allah telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak…
Maka dirikanlah solat, dan berkurbanlah….
Teman-temanku yang berbahagia
Ayat diatas menerangkan kepada kita, bahwa Allah telah memberikan nikmat yang banyak kepada kita, maka kita harus mensukurinya, yaitu dengan cara mendirikan solat dan berkurban.
Kalau kita mensukuri nikmat yang Allah berikan kepada kita, maka Allah akan menambah nikmat dan rahmatnya kepada kita.
Seperti mana firman Allah s.w.t. yang artinya:
Apabila kamu bersukur atas nikmat Allah, maka Allah akan menambahnya, dan apabila kamu tidak bersukur, maka akan mendapat azab yang sangat menyakitkan…
Jadi, kalau kita menadapat nikmat berupa harta, maka kita harus bersukur kepada Allah s.w.t., supaya harta kita dapat ditambah oleh Allah.
Dan kalau kita mendapat nikmat iman, maka kita juga harus bersukur, suapaya iman kita bertambah…
Kaum muslimin wal muslimat rohimakumulloh
Inilah yang dapat saya sampaikan, lebih dan kurang saya mohon maaf,
Wassalamualaykum w.r.w.b.

,

ORANG YANG DIRINDUKAN OLEH SURGA



Assalamualaykum W.R.W.B.
ALHAMDULILLAHIROBBIL ALAMIN, ASSOLATU WASSALAMU ‘ALA ASROFIL AMBIYA IWAL MURSALIN, WA A’LA ALIHI WA SOHBIHI AJ MA’IN, AMMA BA’DU.
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan sukur kepada Allah S.W.T., karena Dia telah memberikan ni’mat kepada kita, sehingga kita bisa hadir ditempat yang kita cintai ini....
Kemudia solawat dan salam kita tujukan kepada nabi Muhammad S.A.W. karena beliau telah membawa kita dari alamjahiliyah menuju alam islamiyah seperti yang kita rasakan pada saat ini..
Adapun judul kultum kita pada kesempatan kali ini adalah: ORANG-ORANG YANG DIRINDUKAN OLEH SURGA
Rasulullah s.a.w. bersabda yang artinya:
Surga akan merindukan dan akan memanggil tiga golongan manusia.
Yang pertama: Orang yang selalu membaca Al-Quran.
Kalau kita selalu membaca Al-Quran, maka surga akan memanggil kita, dan kalau surga memanggil kita, berarti kita boleh memasuki surga tersebut…
Yang kedua: Surga akan merindukan orang yang selalu berkata benar dan jujur. Maka untuk itu, janganlah kita berbicara bohong, kalau kita berbicara bohong, maka orang lain akan menjauhi kita, dan kita tidak akan dimasukkan kedalam surga.
Yang ketiga: Surga merindukan orang mau menolong orang yang kelaparan.
Dan yang kepempat: surga merindukan orang yang berpuasa dibulan romadan…
Kalau kita mau berpuasa dibulan romadan, maka kita akan dimasukkan kedalam surga,,
Kaum muslimin yang berbahagia.
Inilah yang dapat saya sampaikan, dan semoga Allah s.w.t. memasukkan kita kedalam surga,
Amin ya robbal alamin….
Wassalamualaykum w.r.w.b

,

MENJAGA HATI


Assalamualaykum W.R.W.B.
ALHAMDULILLAHIROBBIL ALAMIN, ASSOLATU WASSALAMU ‘ALA ASROFIL AMBIYA IWAL MURSALIN, WA A’LA ALIHI WA SOHBIHI AJ MA’IN, AMMA BA’DU.
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan sukur kepada Allah S.W.T., karena Dia telah memberikan ni’mat kepada kita, sehingga kita bisa hadir ditempat yang kita cintai ini....
Kemudia solawat dan salam kita tujukan kepada nabi Muhammad S.A.W. karena beliau telah membawa kita dari alamjahiliyah menuju alam islamiyah seperti yang kita rasakan pada saat ini..
Adapun judul kultumkita pada kesempatan kali ini adalah: MENJAGA HATI
Menjaga hati dari sifat yang tidak baik adalah kewajiban kita sebagai seorang hamba Allah, maka untuk itu, kita harus menjaga hati kita dari beberapa penyekit hati, yaitu:
Yang pertama, kita harus menjaga hati kita dari sifat sombong.
bila kita merasa pintar, masih ada yang lebih pintar dari kita, dan bila kita merasa kaya, masih ada lagi yang lebih kaya dari kita... maka  untuk itu, janganlah kita menjadi orang yang sombong.
Yang kedua, janganlah kita merasa putus asa, baik dalam bekerja, maupun dalam menuntut ilmu.
Kita tidak boleh putus asa dalam menuntut ilmu, karena menuntut ilmu itu wajib bagi umat Islam
Kaum Muslimin yang berbahagia.
Walaupun orang lain tidak tahu isi hati kita, tapi Allah lebih tahu apa yang ada dalam hati kita, maka untuk itu, mari kita menjaga hati kita dari sifat yang tidak baik.

,

Sunday, 19 February 2017

Renungan Hati : Untukmu Wahai Yang Lalai Dari Hakikat Tujuan Hidup (تَفْكِيْر )


Assalamu'alaikum Sahabatku Dunia Islami,
Hari berganti hari, tahun berganti tahun, tiada terasa begitu banyak hal-hal yang telah kita perbuat, sedangkan usia semakin menggiring kepada kematian, tapi tidak seorang pun dari kita yang mengetahui apakah amalannya diterima oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala atau justru ia tertolak sehingga menjadi orang yang merugi.
Pergantian tahun merupakan momen penting bagi kita untuk introspeksi (muhasabah), melihat kembali apa yang telah kita kerjakan pada masa yang lalu untuk berbuat lebih baik di sisa waktu. 
Semoga tulisan kali ini dapat memberi sedikit pencerahan kepada kita dalam meningkatkan kualitas iman dan ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, amiin.
Muhasabah (menghisab) diri ada dua macam: menghisab sebelum berbuat dan menghisab sesudahnya.
Adapun yang pertama (menghisab sebelum berbuat) adalah berfikir pada awal perencanaan dan kehendaknya dan tidak langsung berbuat sampai jelas baginya mana yang baik, melakukan rencananya atau meninggalkannya.
Al Hasan Al Bashri Rahimahullah berkata, “Allah merahmati seseorang yang berfikir pada awal perencanaannya, apabila (rencananya itu) karena Allah ia lanjutkan, dan apabila karena selainnya ia tinggalkan.”
Sebagian ulama menjabarkan hal ini: apabila jiwa seseorang tergerak mengerjakan sesuatu, hendaknya ia merenung dan mengamati apakah rencananya itu dalam batas kesanggupannya atau tidak? 
Apabila ia di luar batas kesanggupannya, hendaknya ia berhenti. Sedangkan apabila masih dalam batas kesanggupannya, hendaknya ia merenung dan mengamati kembali, apakah menjalaninya yang lebih baik ataukah meninggalkannya.
Apabila jawabannya yang kedua, hendaknya ia meninggalkannya dan tidak menjalaninya. Sedangkan apabila jawabannya yang pertama, ia merenung dan mengamati sekali lagi, apakah motivasinya mengharapkan wajah Allah Azza Wa Jalla dan pahala-Nya atau mengharapkan kedudukan, pujian dan harta dari makhluk? 
Apabila jawabannya yang kedua, hendaknya ia tidak menjalaninya meskipun rencananya membantunya meraih harapan-harapannya, agar jiwanya tidak terbiasa dengan kesyirikan sehingga menjadi ringan baginya berbuat bukan karena Allah, karena semakin ringan bagi seseorang berbuat demikian semakin berat pula baginya berbuat karena Allah Ta’ala, hingga ikhlas menjadi perkara yang terberat bagi dia.
Sedangkan apabila jawabannya adalah yang pertama, ia merenung dan mengamati lagi apakah faktor-faktor yang memudahkan terpenuhi, ia memiliki rekan-rekan yang siap membantu atau membelanya, apabila rencananya tersebut membutuhkan orang-orang yang membantunya? 
Apabila ia tidak memiliki rekan-rekan yang membantunya, hendaknya ia menahan dirinya sebagaimana Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabar dari berjihad di Makkah sampai ia memiliki kekuatan dan shahabat-shahabat yang membelanya. Dan apabila ia memiliki rekan-rekan yang menolongnya, silahkan ia lanjutkan karena sesungguhnya ia akan menang.
Keberhasilan tidak akan pergi kecuali dari orang yang menelantarkan salah satu dari perkara-perkara ini, karena kapan perkara-perkara di atas terpenuhi pada seseorang keberhasilan pasti menyertainya.
Ini adalah empat tingkatan, seseorang perlu menghisab dirinya pada tingkatan-tingkatan tersebut sebelum berbuat. Karena tidak semua yang ingin dilakukan seseorang, di dalam batas kesanggupannya. Dan tidak semua yang ia sanggupi, mengerjakannya lebih baik dari meninggalkannya. 
Dan tidak semua yang mengerjakannya lebih baik dari meninggalkannya, seseorang mengerjakannya karena Allah. Dan tidak semua yang niatnya karena Allah faktor-faktor pendukungnya terpenuhi. Apabila seseorang menghisab dirinya di atas empat tingkatan ini jelaslah baginya mana yang harus ia kerjakan dan mana yang harus ia tinggalkan.
Yang kedua: Menghisab diri sesudah berbuat. Dan hal ini ada tiga macam:Yang pertama, menghisab diri atas suatu ketaatan yang usai ia kerjakan namun ia kurang memenuhi hak Allah Subhanahu Wa Ta’ala padanya, sehingga ia belum menunaikannya dalam bentuk yang seharusnya.
Dan hak Allah di dalam suatu amalan ketaatan ada enam macam: ikhlas dalam berbuat, totalitas dalam beribadah kepada-Nya, mencontoh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dalam pelaksanaannya, mengakui segala karunia dan anugrah-Nya dan setelah itu mengakui kurangnya dia dalam memenuhi semua itu.
Maka ia menghisab dirinya apakah ia telah memenuhi hak tingkatan-tingkatan ini? 
Apakah ia sudah mendatangkan itu semua dalam ketaatan yang telah ia kerjakan ini?
Kedua, menghisab diri atas setiap perbuatan yang telah ia kerjakan, namun meninggalkannya lebih baik dari melakukannya.
Ketiga, menghisab dirinya atas perkara mubah atau kebiasaan yang telah ia kerjakan, kenapa ia kerjakan? Apakah ia mengerjakannya karena mengharapkan wajah Allah dan negeri akhirat? 
Sehingga ia menjadi orang yang beruntung, atau mengharapkan dunia dan kesenangannya yang sesaat, sehingga ia merugi tidak beruntung!
Disusun Oleh :Abu Amina Alanshariy 
Sumber :
Kitab Mawaridul Aman Al Imam Ibnul Qayyim Al Jauziyah
,

Sunday, 12 February 2017

Syukur akan Nikmat Allah SWT



Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Segala puji bagi Allah yang telah memberi sebaik-baik nikmat berupa iman dan islam. Salawat dan doa keselamatanku terlimpahkan selalu kepada Nabi Agung Muhammad Saw berserta keluarga dan para sahabat-sahabat Nabi semuanya.
Pada kesempatan kali ini saya akan sharing tentang "Syukur akan Nikmat Allah SWT" .
Hadirin yang berbahagia 
Syukur mempunyai makna yaitu berterima kasih dan menerima dengan sepenuh hati akan anugerah atau nikmat yang allah berikan kepada kita.
Kita tidak akan bisa menghitung, mengira berapa banyak nikmat yang Allah berikan, mulai dari nikmat kesehatan, nikmat iman, nikmat masih bisa berfikir dan berbagai nikmat lagi yang tak bisa kita hitung satu persatu. Namun yang menjadi permasalahannya adalah mengapa kita tidak bisa bersyukur akan semua nikmat yang Allah berikan? dan mengapa kita selalu berfikir bahwa nikmat itu berupa materil / uang.
Pemikiran seperti ini sebenarnya sangat lah salah dan fatal, karena apabila kita berfikir seperti ini berarti kita termasuk orang yang kufur.
Sebagai mana firman Allah :
yang artinya adalah " Jikalau kamu bersyukur akan nikmat Allah maka akan Allah tambah nikmat kepada mu, Namun jika kamu kufur akan nikmat Allah, sungguh adzab Allah sangat pedih." 
Maka dari itu apabila kita tidak ingin masuk kedalam golongan orang orang yang kufur itu maka sehendaknya kita bersyukur.
Dampak Positif dari bersyukur :

1. Menghilangkan rasa sombong dan angkuh.
2. Menyadarkan diri bahwa semua yang dimiliki adalah kepunyaan Allah Semata.
3. Menyadarkan diri bahwa kita lebih beruntung dari pada orang lain.
Apabila kita tidak ingin kufur maka kita jangan pernah sekali-kali memandang keatas kita tapi cobalah kita memandang kebawah karena dari situlah kita akan tersadar bahwa seberuntungnya kita dibanding orang lain.

Demikian artikel singkat yang dapat saya sampaikan lebih kurang saya mohon maaf. 
Assalamualaikum Wr.Wb
,

Keutamaan Sholat Dhuha




    Bismillaahhirrohmaanirrohiim..
    Assalamu"alaikum warohmatullahi wa barokaatuuh..
Alhamdulillahirobbil ‘alamin, washolatu wasalmu"ala ashrofil ambya"i walmursalin, wa ‘ala alihi washohbihi aj"mangin. Ama ba"du…
Bapak Ibu jama"ah yang dimuliakan Allah, marilah kita panjatkan puji syukur atas segala nikmat yang diberikan Allah kepada kita, utamanya adalah nikmat islam, kesehatan, kekuatan dan kesempatan.
Tak lupa salam dan shalawat semoga tetap terlimpahkan kepada Rasulullah Muhammad Shallahu ‘alaihi wassalam, keluarga, sahabat dan para pengikutnya yang senantiasa istiqomah melaksanakan ajarannya. Aamin yaa robbal ‘alamiin..
Jama"ah yang dirahmati Allah, pada kesempatan kali ini saya akan membacakan sebuah kultum dengan tema:


Keutamaan Sholat Dhuha

Shalat dhuha merupakan salah satu shalat sunah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah Shallahu ‘alaihi wassalam. Banyak sekali penjelasan hadits yang menyebutkan berbagai keutamaan, manfaat atau keistimewaan shalat dhuha bagi siapa saja yang melaksanakannya.
Keutamaan dan keistimewaan sholat dhuha menurut beberapa hadits Rasulullah Muhammad Shallahu ‘alaihi wassalam antara lain:


1. Bentuk terima kasih dan rasa syukur kita kepada Allah
 
Sholat dhuha merupakan ekspresi terimakasih kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta"ala, atas nikmat sehat dan bugarnya setiap sendi tubuh kita. menurut Rasulullah Shallahu ‘alaihi wassalam, setiap sendi ditubuh kita berjumlah 360 sendi yang setiap harinya harus kita beri sedekah sebagai makanannya. Dan sholat dhuha adalah makanan bagi sendi-sendi tersebut.
"Pada setiap manusia diciptakan 360 persendian dan seharusnya orang yang bersangkutan (pemilik sendi) bersedekah untuk setiap sendinya." Lalu, para sahabat bertanya:" Ya Rasulullah Shallahu ‘alaihi wassalam, siapa yang sanggup melakukannya? " Rasulullah Shallahu ‘alaihi wassalam menjelaskan:
"Membersihkan kotoran yang ada di masjid atau menyingkirkan sesuatu (yang dapat mencelakakan orang) dari jalan raya, apabila ia tidak mampu maka sholat dhuha dua raka"at, dapat menggantikannya" (H.R. Ahmad bin Hanbal dan Abu Daud)


2. Sedekah bagi seluruh persendian tubuh manusia
 
Dari Abu Dzar al-Ghifari ra., ia berkata bahwa Nabi Muhammad Shallahu ‘alaihi wassalam bersabda:
"Di setiap sendi seorang dari kamu terdapat sedekah, setiap tasbih (ucapan subhanallah) adalah sedekah, setiap tahmid (ucapan alhamdulillah) adalah sedekah, setiap tahlil (ucapan lailahaillallah) adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah, mencegah dari kemungkaran adalah sedekah. Dan dua rakaat Dhuha diberi pahala" (HR Muslim).


3. Sebuah rumah di surga
 
Bagi yang rajin mengerjakan shalat Dhuha, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di dalam surga. Hal ini dijelaskan dalam sebuah hadits Nabi Muahammad Shallahu ‘alaihi wassalam:
"Barangsiapa yang shalat Dhuha sebanyak empat rakaat dan empat rakaat sebelumnya, maka ia akan dibangunkan sebuah rumah di surga." (Shahih al-Jami": 634)


4. Memperoleh ganjaran di sore hari
 
Dari Abu Darda" ra, ia berkata bahwa Rasulullah Shallahu ‘alaihi wassalam berkata:
Allah ta"ala berkata: "Wahai anak Adam, shalatlah untuk-Ku empat rakaat dari awal hari, maka Aku akan mencukupi kebutuhanmu (ganjaran) pada sore harinya" (Shahih al-Jami: 4339).
Dalam riwayat lain juga disebutkan: Sesungguhnya Allah ‘Azza Wa Jalla berkata: "Wahai anak Adam, cukuplah bagi-Ku empat rakaat di awal hari, maka aku akan mencukupimu di sore harimu".


5. Pahala Umrah
 
Dari Abu Umamah ra bahwa Rasulullah Shallahu ‘alaihi wassalam bersabda:
"Barang siapa yang keluar dari rumahnya dalam keadaan bersuci untuk melaksanakan shalat wajib, maka pahalanya seperti seorang yang melaksanakan haji. Barang siapa yang keluar untuk melaksanakan shalat Dhuha, maka pahalanya seperti orang yang melaksanakan ‘umrah…" (Shahih al-Targhib: 673).

Dalam sebuah hadits yang lain disebutkan bahwa Nabi Shallahu ‘alaihi wassalam bersabda:
"Barang siapa yang mengerjakan shalat fajar (shubuh) berjamaah, kemudian ia (setelah usai) duduk mengingat Allah hingga terbit matahari, lalu ia shalat dua rakaat (Dhuha), ia mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umrah; sempurna, sempurna, sempurna.." (Shahih al-Jami": 6346).

 
6. Mendapatkan Ampunan Dosa
 
"Siapa pun yang melaksanakan shalat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan." (HR Tirmidzi).

Itulah beberapa kutipan hadist mengenai Keutamaan dan Keistimewaan Shalat Dhuha. Semoga bisa membuat kita lebih giat lagi dalam menjalankan shalat dhuha, dan bagi yang belum melaksanakannya mungkin bisa sesegera mungkin untuk memulai menjalankannya… Aamiin…
Walaupun banyak sekali keutamaan dan manfaat sholat dhuha, namun kita harus tetap menjaga niat kita. Alangkah baiknya jika kita melakukannya dengan ikhlas tanpa pamrih, hanya mengharap ridho dan kasih sayang Allah Subhanahu Wa Ta"ala.
Demikianlah sedikit yang dapat saya sampaikan. Kurang lebihnya saya mohon maaf. Billahitaufik walhidayah.. Wassalamu"alaikum warohmatullahi wa barokaatuuh.
,

Muslim yang Baik

 


Muslim yang baik adalah muslim yang bisa memberikan manfaat buat orang lain dan patuh pada perintah sang khalik. Menjadi muslim yang sejati bukanlah hal yang gampang dijalani, hal ini perlu adanya kesungguhan dan niat ikhlas. Katagori muslim yang baik tidak terbatas dari perkataannya tapi benar-benar diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Menjadi Muslim Yang Baik adalah idaman semua orang. Baik di dalam konteks akhlak adalah faktor utama seorang muslim, sebab Nabi diutus untuk menyempurnakan akhlak umatnya. Kebaikan seorang mukmin akan di balas oleh Alloh dengan kebaikan yang berlipat pula. Jangan merasa rugi ketika kita berbuat kebaikan karena itu adalah nilai investasi akhirat kita.

Ada 3 faktor utama dalam konteks kebaikan, yaitu kebaikan terhadap Alloh, kebaikan terhadap manusia dan kebaikan terhadap lingkungan. Tiga faktor inilah yang disebut sebagai IMAN, dan iman pulalah yang akan menjembatani seseorang mendapat ridha dan rahmat Alloh. 

Yang terhormat para alim ulama

Dan saudara-saudaraku kaum muslimin yang berbahagia

Segala puji hanya milik Allah, Tuhan semesta alam, kepada-Nya kita minta ampun, dan kepadanya pula kita minta pertolongan dan kami berlindung kepada Allah dari segala kejahatan dan kejelekan perbuatan kami. Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, baginya tidak ada orang yang bisa menyesatkannya, dan barang siapa yang disesatkan oleh-Nya, tidak ada seorangpun yang bisa memberinya petunjuk.

Saya bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah. dia tidak berserikat dan Dia adalah Esa. Dan saya bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan juga utusan-Nya, semoga Allah melimpahkan Shalawat dan Salam-Nya atas beliau, para keluarga dan sahabat-sahabat beliau, juga semua pengikutnya sampai hari kiamat. Selanjutnya terimakasih saya haturkan kepada saudara pembawa acara, yang telah memberi kesempatan kepada saya, untuk berpidato dihadapan saudara sekalian. Kalai ini, tema pidato saya adalah : Muslim yang Baik

Hadirin dan hadirat yang dirahmati Allah!

Islam mengajarkan kepada kita tentang keesaan Allah. menyamakan Allah dengan yang lain adalah suatu dosa yang besar, Allah adalah Ahad (Esa), tidak berbilang, Allah tidak bisa dipisah-pisahkan kedalam banyak pribadi, karena akan bertentangan dengan sifat-Nya yaitu Wahdaniyah, Allah tidak beristri, tidak beranak dan tidak diperanakan. Begitu juga tidak ada yang menyamai-Nya dari segi apapun. Sebagaimana disebutkan dalam surat Al Ikhlas:

Artinya: Dia tidak beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada siapapun yang setara dengan Dia

Allah yang menciptakan segala sesuatu yang ada di alam semesta ini, baik yang gaib contohnya malaikat, jin, setan ruh atau yang zhahir seperti gunung, kayu, batu dan segala yang ada di muka bumi ini, semuanya adalah ciptaan Allah. Oleh karena itu, kita sebagai orang islam, janganlah keliru menyembah. Jangan menyembah kayu, batu, gunung, kuburan atau apa saja selain Allah. Karena di dunia ini tiada Tuhan yang pantas disembah kecuali hanya Allah semat. Tiada yang pantas dimintai pertolongan kecuali hanya Allah, kepada-Nya kita mengabdikan diri  dan kepada-Nya kita minta pertolongan sebagaimana firman Allah dalam surat Al-Fatihah, ayat 5:

Artinya: Hanya Engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan.

Saudara seiman dan seperjuangan!

Islam seseorang tidak hanya cukup dilihat dari aktifitas luar saja, seperti pandai bahasa Arab, berpakaian serba bagus, pakai peci bagus, sarung bagus, busana muslim serba lux, tetapi orang Islam sejati adalah orang yang memproklamirkan diri dengan prinsip bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, dan bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan Allah, lalu ia beristiqamah dan memegang teguh komitmen keimanannya.

Muslim yang baik (shalih), adalah selalu mentaati aturan yang ada dalam Islam, contohnya selalu mengamalkan lima pilar islam, yaitu : Syahadat, shalat, zakat, puasa, dan haji bagi yang mampu, disamping itu muslim yang baik selalu berkata dan berperilakuyang benar, kapan dan dimanapun ia berada, tidak hanya terbatas di tempat yang suci seperti di mesjid atau mushala. 

Orang Islam yang  baik akan merasa bahagia jika ada orang lain mendapat nikmat, dan merasa sedih jika orang lain dalam kesulitan, ia akan berbalaskasihan dsan terdorong hatinya untuk ikut membantunya. Dalam hal ini Allah menjelaskan dalam Al-Quran

Artinya:Muhammad adalah Rasul Allah. Dan mereka yang bersamanya keras terhadap orang kafir, dan kasih sayang antara mereka sendiri. Kamu (Muhammad) melihat mereka ruku dan sujud mengharapkan keutamaan dari Allah dan mengharap ridha-Nya

Saudara sekalain yang berbahagia!

Haruslah difahami, bahwa Islam bukanlah agama kepercayaaan yang diwarnai oleh aketisme yaitu mengerjakan sesuatu hanya demi akhirat saja, Islam juga bukan sekedar diam di mesjid, tidak hanya shalat, zakat, uasa dan haji, tetapi islam mencakup seluruh aspek kehidupan manusia. Adapun yang kita lakukan untuk meningkatkan duniawi dan demi mendapat ridha dari Allah adalah termasuk kategori ibadah. Islam menganjurkan kehhidupan yang produktif, aktif dalam kegiatan sosial yang kreatif, dan bukan mengasingkan diri dari komunitas masyarakat yang hanya berhubungan dengan Allah semata. Kkonsep islam selalu seimbang antara kebutuhan duniawi dan ukhrawi. Seperti yang dijelaskan dalam Al Quran surat Al Qhasas, ayat 88:

Artinya:Dan carilah apa yang telah dianugerahkan oleh Allah kepadamu (kebahagiaan)negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu (kenikmatan) duniawi, berbuat baiklah (kepada orang lain), sebagaimana Allah berbuat baik kepadamu. Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi ini seseungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan.(QS Al Khasas )

Ayat tersebuat dikuatkan oleh sabda Nabi Muhammad saw:

Artinya: Bekerjalah untuk dunia kamu, seakan-akan hidup selamanya, dan bekerjalah untuk akhiratmu, seakan-akan kamu besok akan mati.

Maka dari itu, bukanlah muslim yang baik jika hanya mengasingkan diri dan bersemedi dalam mesjid, sebaliknya, juga bukan muslim yang benar jika di dunia ini jika hanya memburu kekayaan saja, tanpa menghiraukan kewajibannya sebagai orang islam demi kebahagiaannya di akhirat kelak.

Hadirin yang berbahagia !

Tunjukan identitas diri sebagai muslim, walaupun berada di suatu negara non muslim,. Seharusnya kita menunjukan identitas keislaman, lalau kita bekerja di tengah-tengah non muslim.

Wahai generasi muda islam !

Sesungguhnya Allah telah memilihkan untuk kamu suatu agama yang lurus, karena itu janganlah kamu mati kecuali tetap memegang akidah islam. Demikian apa yang dapat saya sampaikan ada kurang lebihnya, saya minta maaf yang sebesa-besarnya.

,

Kemuliaan Wanita, ( ceramah singkat )


Puji dan syukur marilah kita panjatkan kehadirat ilahi Rabbi, atas karunia-Nya kita bisa sama-sama berkumpul dalam rangka thalabulilmi, mencari ilmu. Serta kita bisa bersilaturahim, bertatap muka di majlis yang mulia ini dalam kadaan aman fi amanillah, sehat wal afiat. Mudah-mudaham setiap derap langkah bisa membuahkan pahala bagi kita semua, bisa menjadi penghapus dosa dan pengangkat derajat di hadapan Allah Swt.

Taklupa semoga shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad Saw., kepada keluarganya, sahabatnya, para tabi"in, tabiut tabiahum, kepada kita semua, serta kepada seluruh umatnya hingga akhir zaman yang menjadikannya sebagai uswatun hasanah, suri tauladan yang baik.

Bapak, Ibu yang dirahmati Allah, Sesungguhnya agama Islam sangat memuliakan dan mengagungkan kedudukan kaum perempuan, dengan menyamakan mereka dengan kaum laki-laki dalam mayoritas hukum-hukum syariat, dalam kewajiban bertauhid kepada Allah, menyempurnakan keimanan, dalam pahala dan siksaan, serta keumuman anjuran dan larangan dalam Islam.

Allah Ta"ala berfirman,

"Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan sedang dia orang yang beriman, maka mereka itu akan masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun" (QS an-Nisaa":124).

Dalam ayat lain Allah Ta"ala berfirman,

"Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik (di dunia), dan sesungguhnya akan Kami berikan balasan kepada mereka (di akhirat) dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan" (QS an-Nahl:97). [Lihat keterangan syaikh Bakr Abu Zaid dalam kitab "Hiraasatul fadhiilah" (hal. 17)].

Sebagaimana Islam juga sangat memperhatikan hak-hak kaum perempuan, dan mensyariatkan hukum-hukum yang agung untuk menjaga dan melindungi mereka.[Lihat kitab "al-Mar"ah, baina takriimil Islam wa da"aawat tahriir" (hal. 6)].

Syaikh Shaleh al-Fauzan berkata, "Wanita muslimah memiliki kedudukan (yang agung) dalam Islam, sehingga disandarkan kepadanya banyak tugas (yang mulia dalam Islam). Oleh karena itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam  selalu menyampaikan nasehat-nasehat yang khusus bagi kaum wanita, bahkan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menyampaikan wasiat khusus tentang wanita dalam kutbah beliau di Arafah (ketika haji wada"). [Dalam HR. Muslim (no. 1218)]. Ini semua menunjukkan wajibnya memberikan perhatian kepada kaum wanita di setiap waktu…[ Kitab "at-Tanbiihaat ‘ala ahkaamin takhtashshu bil mu"minaat" (hal. 5)].

.:: Tugas dan peran penting wanita.

Agungnya tugas dan peran wanita ini terlihat jelas pada kedudukannya sebagai pendidik pertama dan utama generasi muda Islam, yang dengan memberikan bimbingan yang baik bagi mereka, berarti telah mengusahakan perbaikan besar bagi masyarakat dan umat Islam.

Syaikh Muhammad bin Shaleh al-Utsaimin berkata, "Sesungguhnya kaum wanita memiliki peran yang agung dan penting dalam upaya memperbaiki (kondisi) masyarakat, hal ini dikarenakan (upaya) memperbaiki (kondisi) masyarakat itu ditempuh dari dua sisi:

– Yang pertama: perbaikan (kondisi) di luar (rumah), yang dilakukan di pasar, mesjid dan tempat-tempat lainnya di luar (rumah). Yang perbaikan ini didominasi oleh kaum laki-laki, karena merekalah orang-orang yang beraktifitas di luar (rumah).

– Yang kedua: perbaikan di balik dinding (di dalam rumah), yang ini dilakukan di dalam rumah. Tugas (mulia) ini umumnya disandarkan kepada kaum wanita, karena merekalah pemimpin/pendidik di dalam rumah, sebagaimana firman Allah Ta"ala kepada istri-istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

"Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu, dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu, dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya. Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, hai ahlul bait, dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya" (QS al-Ahzaab:33).

Oleh karena itu, tidak salah jika sekiranya kita mengatakan: bahwa sesungguhnya kebaikan separuh atau bahkan lebih dari (jumlah) masyarakat disandarkan kepada kaum wanita.

Demikianlah pidato agama islam yang singkat ini. Semoga ceramah agama Islam tentang kemuliaan wanita ini bermanfaat, dan jika ada kesalahan, maka hal itu karena khilaf dan kebodohan ilmu saya. Mohon maaf atas segala kekurangannya.

Bilahit taufiq wal hidayah. wassalamu"alaikum warahmatullaahi wabarakatuhu.

,

Tuesday, 24 January 2017

ORANG YANG DIKASIHI OLEH ALLAH S.W.T.

 


Assalamualaykum W.R.W.B.

ALHAMDULILLAHIROBBIL ALAMIN, ASSOLATU WASSALAMU ‘ALA ASROFIL AMBIYA IWAL MURSALIN, WA A’LA ALIHI WA SOHBIHI AJ MA’IN, AMMA BA’DU.

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan sukur kepada Allah S.W.T., karena Dia telah memberikan ni’mat kepada kita, sehingga kita bisa hadir ditempat yang kita cintai ini....

Kemudia solawat dan salam kita tujukan kepada nabi Muhammad S.A.W. karena beliau telah membawa kita dari alamjahiliyah menuju alam islamiyah seperti yang kita rasakan pada saat ini..

Adapun judul kultumkita pada kesempatan kali ini adalah: ORANG-ORANG YANG DICINTAI ATAU DISAYANGI OLEH ALLAH S.W.T.

Allah S.W.T. berfirman: Aku mencintai dan menyayangi tiga golongan manusia, yaitu

Yang pertama: Aku cinta kepada orang yang suka menolong orang lain..

Kalau kita suka menolong orang lain, maka Allah akan sayang kepada kita.

Maka untuk itu, mari kita saling tolong menolong, supaya Allah sayang kepada kita.

Kemudia yang kedua, Allah cinta dan sayang kepada orang yang tidak sombong,, kalau kita tidak sombong, maka Allah juga akan sayang kepada kita, dan kalau kita sombong, maka Allah benci kepada kita.

Yang ketiga, Allah sayang kepada orang yang bertaubat dan mohon ampun kepada Allah.

Maka untuk itu, mari kita mohon ampun kepada Allah S.W.T., dan menjalankan segala perintah-NYA, yaitu mendirikan solat, membayar zakat dan berpuasa dibulan romadan, semoga Allah sayang kepada kita....

Mungkin inilah yang dapat saya sampaikan,,

Wassalamualaykum w.r.w.b.


,

BAHAYA LIDAH


Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan sukur kepada Allah S.W.T., karena Dia telah memberikan ni’mat kepada kita, sehingga kita bisa hadir ditempat yang kita cintai ini....

Kemudia solawat dan salam kita tujukan kepada nabi Muhammad S.A.W. karena beliau telah membawa kita dari alamjahiliyah menuju alam islamiyah seperti yang kita rasakan pada saat ini..

Adapun judul kultumkita pada kesempatan kali ini adalah: BAHAYA LIDAH

Lidah tidak bertulang, maka lidah mudah sekali untuk digerakkan, baik dalam berbicara hal-hal kebaikan, maupun berbicara dalam hak kejahatan...

Kalau kita berbicara mengenai kebaikan, maka kita adalah orang yang beruntung, dan kita akan mendapatkan teman yang banyak..

Kalau kita berbicara mengenai hal kejahatan, berbicara dan berkata bohong, maka kita pasti tidak akan mendapat teman yang banyak.

Allah telah menyuruh kita untuk berkata benar dan jujur.

Sebagaimana Allah S.W.T. berfirman dalam Surat Al-Ahzab ayat 70

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar,

Kaum Muslimin yang berbahagia.

Bahagia dan celakanya seseorang, kebanyakan ditentukan oleh lidahnya,

Pepatah Arab mengajarkan:

SALAMATUL INSAN, FI HIFZIL LISAN

Artinya: selamatnya seseorang, tergantung kepada dapat atau tidaknya ia memelihara lidahnya...

Maka untuk itu, mari kita memohon kepada Allah S.W.T. semoga kita selalu diberikan kekuatan untuk mengendalikan lidah kita....

Demikian dakwah singkat saya pada kesempatan kali ini,

Wassalamualaykum w.r.w.b.


,

DOA


Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan sukur kepada Allah S.W.T., karena Dia telah memberikan ni’mat kepada kita, sehingga kita bisa hadir ditempat yang kita cintai ini....

Kemudia solawat dan salam kita tujukan kepada nabi Muhammad S.A.W. karena beliau telah membawa kita dari alamjahiliyah menuju alam islamiyah seperti yang kita rasakan pada saat ini..

Adapun judul kultumkita pada kesempatan kali ini adalah: DO’A

Doa adalah inti sari ibadah, bahwa dengan berdo’a, berarti mengakui kelemahan diri dan meyakinkan atas kekuatan dan kekuasaan Allah S.W.T...

Nabi Muhammad S.A.W. pernah bersabda, bahwa doa adalah pokok ibadah, doa adalah senjata orang mukmin, tiang agama, dan do’a juga merupakan cahaya langit dan bumi.

Allah berfirman dalam Surat Al-Mukmin ayat 60:

UD-U NI AS TAJIB LAKUM

Berdo’alah kepada-Ku, niscaya aku kabulkan.

Maka untuk itu, saya menghimbau kepada teman-teman semuanya, agar dapat membiasakan diri untuk selalu memohon kepada Allah, baik berdoa dalam solat, maupun diluar solat....

Teman-teman yang berbahagia...

Kita sebagai manusia tentu memerlukan Allah S.W.T... maka untuk itu, sudah sepantasnya kita melaksanakan perintah Allah, yakni solat, puasa, zakat, dan lain sebagainya.

Mungkin inilah yang dapat saya sampaikan, kalau ada kata-kata saya yang salah, saya mohon maaf.

Wassalamu’alaykum w.r.w.b.


,

BERBUAT BAIK KEPADA KEDUA ORANG TUA

 


Assalamualaykum w.r.w.b.

Mari kita bersukur kepada Allah, karena Allah telah memberikan kita kesehatan.

Kemudian mari kita ber solawat kepada Nabi Muhammad, dengan mengucapkan ALLOHUMMA SOLLI ALA MUHAMMAD.

Adapun judul kultum saya pada kesempatan ini adalah BERBUAT BAIK KEPADA KEDUA ORANG TUA

 

Allah S.W.T telah memerintahkan kepada kita untuk berbuat baik kepada kedua orang tua, karena orang tua kita telah mengasuh kita diwaktu kecil.

Rasulullah bersabda:

AL-JANNATU TAHTA AQDA MIN UMMAHAT

Surga dibawah telapak kaki ibu....

Maka untuk itu, mari kita berbuat baik kepada kedua orang tua kita, dan kita selalu berdoa kepada Allah, doanya adalah: ALLOHUMMAG FIRLI ZUNUBI, WALIWA LIDAYYA, WARHAMHUMA, KAMA RONNAYANI SOGIRO.

YA ALLAH, AMPUNILAH AKU, DAN KEDUA ORANG TUAKU, DAN KASIHANILAH ORANG TUAKU, SEPERTI ORANG TUAKU TELAH MENDIDIK AKU DIWAKTU AKU KECIL.

 

INILAH YANG DAPAT SAYA SAMPAIKAN...

Wassalamualaykum w.r.w.b.


,

ORANG YANG MENDAPAT PERTOLONGAN DARI ALLAH

 


Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan sukur kepada Allah S.W.T., karena Dia telah memberikan ni’mat kepada kita, sehingga kita bisa hadir ditempat yang kita cintai ini....

Kemudia solawat dan salam kita tujukan kepada nabi Muhammad S.A.W. karena beliau telah membawa kita dari alamjahiliyah menuju alam islamiyah seperti yang kita rasakan pada saat ini..

Adapun judul kultumkita pada kesempatan kali ini adalah: ORANG YANG MENDAPAT PERTOLONGAN DARI ALLAH

Nabi S.A.W., beliau bersabda: “Ada tujuh golongan orang yang akan ditolong oleh Allah pada hari hari kiamat nanti, yaitu:

Pemimpin yang adil;

Kalau kita menjadi seorang pemimpin, maka hendaklah kita menjadi pemimpin yang adil, hendaklah kita menjadi pemimpin yang tidak korupsi....

Yang mendapat pertolongan Allah adalah Pemuda yang tumbuh dewasa didalam beribadah kepada Tuhannya;

Maka untuk itu,mari kita senantiasa beribadah kepada Allah S.W.T., hendaklah kita senantiasa mendirikan solat, membayar zakat, dan berpuasa, semoga Allah akan menolong kita dihari kiamat nanti.

Yang mendapat pertolongan Allah adalah Orang yang hatinya terpaut dengan masjid,, 

Kalau kita selalu pergi ke masjid, melaksanakan solat dimasjid, maka kita akan mendapat pertolongan Allah dihari kiamat nanti.

Yang mendapat pertolongan Allah adalah orang yang saling bertemankarena Allah,..

Berteman karena Allah artinya selalu mengajak teman untuk beribadah kepada Allah, selalu mengajak teman untukmendirikan solat, maka kita juga akan mendapat pertolongan dari Allah

Seorang lelaki yang jika diajakberbuat zina oleh seorang wanita yang cantik, lalu ia menjawab: “Sungguh saya takut kepada Allah;Yang mendapat pertolongan Allah adalah Orang yang bersedekah dengan cara ikhlas karena Allah S.W.T.Yang mendapat pertolongan Allah adalah orang yang ingat kepadaAllah, lalu berlinang air matanya.”

Kita harus ingat kepada Allah dengan berbagaimacam cara, yaitu dengan berbuat baik sesama manusia, mendirikan solat dan lain sebagainnya.

Kalau kita ingat kepada Allah, maka Allah akan ingat kepada kita.

Allah S.W.T. berfirman dalam Surat Al-Baqarah ayat 152

FARKURUNI AZKURKUM, WAS KURU LI WALA TAKFURUN

ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat pula kepadamu

Mungkin hanya inilah yang dapat saya sampaikan. WASSALAMUALAYKUMW.R.W.B.


,

MENJADI ANAK YANG SOLEH

 


Assalamualaykum W.R.W.B.

ALHAMDULILLAHIROBBIL ALAMIN, ASSOLATU WASSALAMU ‘ALA ASROFIL AMBIYA IWAL MURSALIN, WA A’LA ALIHI WA SOHBIHI AJ MA’IN, AMMA BA’DU.

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan sukur kepada Allah S.W.T., karena Dia telah memberikan ni’mat kepada kita, sehingga kita bisa hadir ditempat yang kita cintai ini....

Kemudia solawat dan salam kita tujukan kepada nabi Muhammad S.A.W. karena beliau telah membawa kita dari alamjahiliyah menuju alam islamiyah seperti yang kita rasakan pada saat ini..

Adapun judul kultumkita pada kesempatan kali ini adalah: MENJADI ANAK YANG SOLEH

Setiap kita yang lahir kedunia ini, pasti mempunyai orang tua, kalau tanpa kedua orang tua kita, maka kita tidak akan bisa hidup didunia ini, maka untuk itu, janganlah kita medurhakai kedua orang tua kita.

Rasulullah pernah menjelaskan, bahwa Apabila orang orang tua kita marah kepada kita, berarti Allah juga marah kepada kita, dan apabila kedua orang tua kita sayang kepada kita, berarti Allah juga sayang kepada kita.

Teman-temanku yang berbahagia.

Maka untuk itu, jadilah anak yang taat kepada kedua orang tua, mudah-mudahan Allah sayang kepada kita.

Dan kalau kita berbuat jahat kepada kedua orang tua kita, maka Allah akan memasukkan kita kedalam neraka.

Kaum Muslimin yang berbahagia.

Hanya inilah yang dapat saya sampaikan,

Wassalamualaykum w.r.w.b.


,

PENYAKIT-PENYAKIT HATI

 


Assalamualaykum W.R.W.B.

ALHAMDULILLAHIROBBIL ALAMIN, ASSOLATU WASSALAMU ‘ALA ASROFIL AMBIYA IWAL MURSALIN, WA A’LA ALIHI WA SOHBIHI AJ MA’IN, AMMA BA’DU.

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan sukur kepada Allah S.W.T., karena Dia telah memberikan ni’mat kepada kita, sehingga kita bisa hadir ditempat yang kita cintai ini....

Kemudia solawat dan salam kita tujukan kepada nabi Muhammad S.A.W. karena beliau telah membawa kita dari alamjahiliyah menuju alam islamiyah seperti yang kita rasakan pada saat ini..

Adapun judul kultumkita pada kesempatan kali ini adalah: PENYAKIT-PENYAKIT HATI

Hati adalah segumpal darah dalam tubuh manusia, apabila hati kita baik,maka seluruh perbuatan kita akan baik, dan apabila hati kita sakit, maka seluruh perbuatan kitapun juga akan menimbulkan penyakit.

Dan adapun penyakit hati yang harus kita hindari adalah:

Yang pertama adalah Dusta atau berbohong,

Kita harus menjauhi sifat dusta, sebab, Allah tidak menyukai orang yang berdusta,

Dan kalau kita brbohong, maka kita akan sedikit mendapatkan teman.

Kemudian penyakit hati yang kedua adalah SOMBONG.

Kita juga harus menjauhi sifat sombong, sebab,kita tidak punya apa-apa, semua yang kita miliki adalah milik Allah s.w.t.,

Kaum muslimin yang berbahagia...

 Hanya inilah yang dapat saya sampaikan, kalau ada kata-kata saya yang salah, sayamohon maaf,

Waassalamualaikum w.r.w.b.


,

KETIKA AJAL MENJEMPUT NYAWA

 


Assalamualaykum W.R.W.B.

ALHAMDULILLAHIROBBIL ALAMIN, ASSOLATU WASSALAMU ‘ALA ASROFIL AMBIYA IWAL MURSALIN, WA A’LA ALIHI WA SOHBIHI AJ MA’IN, AMMA BA’DU.

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan sukur kepada Allah S.W.T., karena Dia telah memberikan ni’mat kepada kita, sehingga kita bisa hadir ditempat yang kita cintai ini....

Kemudia solawat dan salam kita tujukan kepada nabi Muhammad S.A.W. karena beliau telah membawa kita dari alamjahiliyah menuju alam islamiyah seperti yang kita rasakan pada saat ini..

Adapun judul kultumkita pada kesempatan kali ini adalah: KETIKA AJAL MENJEMPUT NYAWA

Setiap yang punya nyawa,pasti akan merasakan mati,, tidak ada yang kekal hidup didunia ini..

Coba kita lihat diri kita manusia, saat kita lahir, kita menjadi bayi yang merah tidak berdaya, kemudian tidak lama kemudian, kita meningkat menjadi anak-anak, dan dari kehidupan anak-anak, berubah lagi kita menjadi remaja, dan dari masa remaja, meningkat lagi kita kepada usia tua, lalu setelah kita menjadi usia tua, tidak lama kemudian kita akan menemui batas kehidupan didunia ini, yang disebut dengan Kematian,,..

Setiap yang hidup pasti akan mati,, dan ketika ajal menjemput nyawa, sakitnya tidak terkira.

Ada sebuah riwayat menjelaskan, bahwa rasa sakitnya mati adalah seperti tujuh puluh kali pukulan pedang.

Teman teman yang berbahagia, setelah kita mati, maka kita akan dikuburkan, dan kemudian kita dimintakan pertanggungan jawab terhadap perbuatan kita didunia ini.

Kalau selama hidup didunia kita selalu berbuat baik, maka kita akan dimasukkan kedalam neraka, dan apabila kita selama didunia selalu berbuat jahat, maka kita akan dimasukkan kedalam neraka.

Maka untuk itu, sebelum ajal menjemput nyawa, marilah kita selalu berbuat baik, mudah-mudahan Allah memasukkan kita kedalam surga.

Amin ya robbal Alamin.

Hanya inilah yang dapat saya sampaikan.

Wassalamulaykum w.r.w.b.


,

ETIKA BERBICARA


Assalamualaykum W.R.W.B.

ALHAMDULILLAHIROBBIL ALAMIN, ASSOLATU WASSALAMU ‘ALA ASROFIL AMBIYA IWAL MURSALIN, WA A’LA ALIHI WA SOHBIHI AJ MA’IN, AMMA BA’DU.

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan sukur kepada Allah S.W.T., karena Dia telah memberikan ni’mat kepada kita, sehingga kita bisa hadir ditempat yang kita cintai ini....

Kemudia solawat dan salam kita tujukan kepada nabi Muhammad S.A.W. karena beliau telah membawa kita dari alamjahiliyah menuju alam islamiyah seperti yang kita rasakan pada saat ini..

Adapun judul kultum kita pada kesempatan kali ini adalah: ETIKA BERBICARA

Didalam Agama Islam, ada aturan apabila kita berbicara, yaitu: 

Yang pertama: Hendaknya berbicara di dalam kebaikan. Karena Allah s.w.t. menyuruh kita untuk berbuat baik, dan tidak menyuruh kita untuk berbuat jahat.

 

Yang kedua: hendaklah berbicara dengan suara yang enak didengar oleh orang lain, tidak terlalu keras dan tidak pula terlalu rendah,

 

Yang ketiga: Tenang dalam berbicara dan tidak tergesa-gesa.

Yang keempat: Menghindari perkataan yang jorok atau keji.

Yang kelima: kiata harus Menghindari perkataan kasar, keras dan ucapan yang menyakitkan perasaan orang lain, karena hal tersebut dapat mengundang kebencian,  dan permusuhan

Inilah yang dapat saya sampaikan.

Wassalamualaykum w.r.w.b.


,

ETIKA BERPAKAIAN


Assalamualaykum W.R.W.B.

ALHAMDULILLAHIROBBIL ALAMIN, ASSOLATU WASSALAMU ‘ALA ASROFIL AMBIYA IWAL MURSALIN, WA A’LA ALIHI WA SOHBIHI AJ MA’IN, AMMA BA’DU.

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan sukur kepada Allah S.W.T., karena Dia telah memberikan ni’mat kepada kita, sehingga kita bisa hadir ditempat yang kita cintai ini....

Kemudia solawat dan salam kita tujukan kepada nabi Muhammad S.A.W. karena beliau telah membawa kita dari alamjahiliyah menuju alam islamiyah seperti yang kita rasakan pada saat ini..

Adapun judul kultum kita pada kesempatan kali ini adalah: ETIKA BERPAKAIAN

Dalam agama Islam, Allah s.w.t. telah mengatur sagala kehidupan manusia, bahkan berpakaianpun ada aturannya.

Adapun aturan dalam berpakaian adalah:

Yang pertama, kita harus memakai pakaian yang bersih, karena kebersihan adalah bagian dari iman…

Pakaian kita tidak boleh terkena kotoran dan najis, dan apabila pakaian kita telah terkena najis, maka kita harus mensucikannya dengan tujuh kali air bersih, dan ditambah satu kali dengan air yang dicampur tanah.

Yang kedua: Pakaian harus menutup aurat,

Aurat laki-laki adalah antara pusat dan lutut, sedangkan perempuan harus menutup seluruh tubuhnya, kecuali muka dan telapak tangan.

Yang ketiga: Pakaian laki-laki tidak boleh menyerupai pakaian perempuan dan perempuan tidak boleh memakai pakaian laki-laki.

Yang ke-empat: apabila kita hendak memakai pakaian, maka hendaklah kita membaca BISMILLAHIRROHMANISSROHIM

Kaum muslimin yang berbahagia.

Inilah yang dapat saya sampaikan, dan saya mengajak kepada teman-teman sekalian, mari kita berpakaian sesuai dengan yang dikehendaki oleh Allah dan Rasul-Nya, supaya kita bias memperoleh surga dihari kiamat nanti.

Wassalamualaykum w.r.w.


,

MAKNA SEBUAH KEBAHAGIAAN


Assalamu'alaikum Wr.Wb

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan sukur kepada Allah S.W.T., karena Dia telah memberikan ni’mat kepada kita, sehingga kita bisa hadir ditempat yang kita cintai ini....

Kemudia solawat dan salam kita tujukan kepada nabi Muhammad S.A.W. karena beliau telah membawa kita dari alamjahiliyah menuju alam islamiyah seperti yang kita rasakan pada saat ini..

 

Adapun judul kultumkita pada kesempatan kali ini adalah: MAKNA SEBUAH KEBAHAGIAAN

Sebenarnya kebahagiaan itu ada pada diri semua orang, tidak memandang sikaya dan simiskin, pejabat dan segala kemewahan duniawi, namun terletak pada jiwa dan hati yang tenang. Tidak harus kaya atau pejabat dan orang berharta, tetapi semua orang bisa memiliki kebahagiaan itu. Justu orang yang kaya yang selalu disibukkan dengan kekurangan dan pekerjaan sehingga hati mereka menjadi tidak tenang. sebab, berapapun harta yang mereka miliki masih saja kurang tidak pernah merasa pas dan cukup.

 

Oleh sebab itu, marilah kitaselalu ingat pada yang member Zat Yang Menentukan kebahagiaan, karena Allah lah Zat yang member ketenangan kepada siapapun yang dikehendakinya, maka dari itu marilah kita mengejar terus kebahagiaan itu dengan senantiasa ingat kepada Allah.

 

Mana mungkin kebahagiaan itu diberikan kepada orang-orang yang durhaka kepada Tuhannya, banyak mereka beranggapan bahwa kebahagiaan itu terletak pada harta yang banyak dan bertumpuk saja. Anggapan yang seperti itu tidak benar. Mereka lupa bahwa kemegahan, kedudukan dan semua kemewahan dunia itu pasti binasa tidak ada yang abadi.

 

Kalau orang mengerti bahwa hidup didunia ini hanyalah sebentar dan sementara. Seharusnya mereka sadar dan mencari bekal untuk persiapan nanti dalam perjalanannya menuju akhirat yang abadi. Sehingga dengan dengan perbekalan itu diharapkan agar mencapai tujuan ke akhirat dengan selamat, dengan mengerjakan amalan-amalan yang baik, dan segera bertaubat atas dosa yang pernah dilakukannya.

Kaum Muslimin yang berbahagia....

 

Jadi,kebahagiaan itu tidak terletak pada harta dan dunia, tetapi terletak pada keimanan.

Allah S.W.T. berfirman dalam Surat Ar-Ra’du ayat 29

Orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka kebahagiaan dan tempat kembali yang baik.

Hanya inilah yang dapat saya sampikan mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua, dan kalau ada kata-kata saya yang salah mohon dimaafkan. Saya tutup dengan: WABILLAHI TAUFIK WAL HIDAYAH.

WASSALAMU’ALAYKUM W.R.W.B.


,
 
back to top